Berita

Seminar Nasional dan Call For Paper Universitas Negeri Malang

Kegiatan Seminar Nasional dan Call For Paper diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) pada hari Rabu tanggal 30 Agustus 2017. Tema kegiatan yakni “Rekonstruksi Peran Perpustakaan dan Pustakawan di Era Informasi”. Sharing keilmuan berjalan lancar dan sangat menarik. Tema yang diangkat ini sangat pas dengan situasi terkini yang dihadapi perpustakaan dan pustakawan, sehingga memunculkan antusiasme tinggi dari para peserta. para pembicara-pun sangat kompeten di bidangnya yang terdiri dari Ibu Dr. Rahma Sugihartati, M. Si Dosen Ilmu Informasi dan Perpustakaan FISIP UNAIR, Bapak Drs. Darmono, M. Si Dosen Ilmu Perpustakaan FS UM dan Bapak Dr. Agus Rusmana, MA Dosen Ilmu Perpustakaan Fikom UNPAD.

Sesi seminar berakhir sekitar jam 12.00 WIB yang selanjutnya disambung dengan sesi presentasi para peserta yang sudah lolos Call For Paper. Kelas presentasi dibagi menjadi 6 kelas yang masing-masing kelas terdiri dari 10-12 peserta. 3 diantaranya berasal dari Pustakawan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yakni Nanik Arkiyah, M. IP, Greta Prestisia RK, M. IP dan Ana Pujiastuti, SIP.

Nanik Arkiyah, M. IP adalah Pustakawan UAD Kampus 1 mempresentasikan tulisan dengan judul “Evaluasi Pengembangan Koleksi dengan Menggunakan Analisis Sitasi Terhadap Tesis Mahasiswa Pasca sarjana Jurusan Psikologi di Perpustakaan Universitas Ahmad Dahlan”. Pustakawan UAD Kampus 2 yakni Gretha Prestisia RK, M. IP mempresentasikan tulisan dengan judul “Analisis  Efektifitas Instagram sebagai Media Promosi di Perpustakaan Universitas Ahmad Dahlan". Sedangkan Ana Pujiastuti, SIP Pustakawan UAD Kampus 5 mengangkat judul “ Urgensi Komunikasi Cerdas Pustakawan dalam Mensukseskan Kelas Literasi Informasi”.

Keikutsertaan Pustakawan UAD di event semacam ini dapat meningkatkan pengetahuan, keilmuan dan memperluas sudut pandang, yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja dan kualitas Perpustakaaan UAD. Perpustakaan mampu bersinergi dan mengikuti perkembangan keilmuan yang berujung terhadap layanan user oriented. Layanan berbasis kebutuhan pengguna akan menjadi modal bagi pustakawan untuk menciptakan reputasi positif yang berujung penghargaan terhadap profesi pustakawan baik internal maupun eksternal UAD. (ap)