Berita

Sharing Pengelolaan Taman Bacaan di Glagahsari dan Kasihan

Kamis/22 November 2018 Perpustakaan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan pelatihan pengelolaan taman bacaan. Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama dengan Mahasiswa KKN Alternatif Periode 61 TA 2018/2019. Pertama, dilaksanakan di MADIN Tarbiyatul Athfal Glagahsari pukul 20.00 WIB. Isi dari kegitan ini adalah sharing informasi mengenai pembuatan dan pengelolaan taman bacaan. Kegiatan ini dihadiri oleh para ustadz di MADIN Tarbiyatul Athfal dan para santrinya. Titik tekan dalam acara ini adalah bagaimana cara memaksimalkan peran dan fungsi taman baca, mengingat di MADIN Tarbiyatul Athfal sudah tersedia banyak koleksi. Acara tersebut dipandu oleh Nanik Arkiyah, M. IP yang mengangkat tema mengenai pentingnya budaya baca bagi generasi milenial, sedangkan Ana Pujiastuti, SIP membersamai dalam praktek pengelolaan taman bacaan secara teknis dari inventaris, klasifikasi, pelabelan hingga pencatatan ke buku besar.

Kedua, kegiatan pelatihan pengelolaan taman bacaan dilaksanakan pada hari Ahad/ 25 November 2018 bertempat di Masjid Dakwah Padokan Tirtonirmolo Kasihan Bantul. Bapak Drs. Tedy Setiadi, M. T menjadi pemateri pertama yang berjudul mengenai “Membangun Gerakan Minat Baca untuk Kemajuan Bangsa”, sedangkan Ana Pujiastuti, SIP selaku pemateri kedua mengangkat tema “Taman Bacaan Masyarakat: sebagai Sarana Pembelajaran Sepanjang Hayat”. Kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 09.30 WIB ini dihadiri oleh takmir masjid dan pemuda masjid yang ada di wilayah PCM Kasihan. Ketertarikan peserta sangat terlihat manakala dari mereka banyak yang mengajukan pertanyaan dan berbagai penyataan. Sebagian besar peserta yang hadir memiliki semangat untuk mengembangkan taman bacaan masyarakat yang berada di lingkungannya, hanya saja permasalahan terbesarnya adalah sumber daya manusia yang secara konsisten untuk menghidupkan dan menyemarakkan taman bacaan yang ada.

Budaya baca dapat dipupuk sedini mungin melalui berbagai cara, salah satunya pengenalan bahan bacaan di lingkungan sekitar. Taman bacaan dapat dikreasikan menjadi wahana belajar yang seru sepanjang hayat bagi masyarakat sekitar dengan berbagai inovasi. Bedah buku, temu penulis, implementasi resep masakan, lomba menulis, lomba membaca dan eksplor kerajinan tangan adalah sederet contoh yang dapat diimplementasikan di taman bacaan. Kegiatan menarik tersebut dapat menggiring persepsi positif bagi masyarakat mengenai taman bacaan yang awalnya kaku menjadi wahana menyenangkan untuk bersosialisasi, berkreasi hingga sharing ilmu. Besar harapan, Perpustakaan UAD mampu berpartisipasi menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membaca melalui hadirnya taman bacaan di berbagai daerah. (ap)