10 Kesalahan Kecil yang Sering Dianggap Sepele oleh Muslim
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali melakukan kesalahan yang tampak kecil dan sepele, namun dalam pandangan Islam bisa berdampak besar pada kualitas iman dan amal kita. Berikut adalah beberapa kesalahan yang patut diwaspadai:
- Menunda-nunda Shalat
Banyak orang menunda shalat dengan alasan sibuk atau belum sempat. Padahal Allah berfirman:
“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”
(QS. An-Nisa: 103)
- Tidak Mengucapkan Salam
Mengabaikan sunnah memberi salam saat bertemu sesama Muslim adalah bentuk memutus tali silaturahmi. Rasulullah SAW bersabda:
“Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan kalian tidak akan beriman sampai kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang jika kalian lakukan kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.”
(HR. Muslim)
- Menggunjing dan Ghibah
Menganggap ringan membicarakan keburukan orang lain di belakangnya, padahal ghibah itu seperti memakan bangkai saudara sendiri (QS. Al-Hujurat: 12).
- Pamer Ibadah (Riya)
Misalnya memposting sedekah atau amalan dengan niat ingin dipuji. Rasulullah bersabda:
“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kalian adalah syirik kecil, yaitu riya’.”
(HR. Ahmad)
- Mengabaikan Doa dan Dzikir Harian
Banyak yang menyepelekan dzikir pagi-petang, doa tidur, atau doa keluar rumah. Padahal itu perlindungan dari Allah setiap harinya.
- Tidak Menutup Aurat dengan Sempurna
Kadang dianggap remeh, seperti memakai pakaian ketat, tipis, atau masih membuka sebagian aurat. Padahal Allah memerintahkan:
“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya…”
(QS. An-Nur: 31)
- Berbicara Kasar atau Sembarangan
Ucapan buruk, makian, atau candaan yang menyakiti bisa menjadi dosa. Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
- Meremehkan Dosa Kecil
Dosa kecil yang dilakukan terus-menerus bisa menumpuk menjadi dosa besar.
“Hati-hatilah terhadap dosa-dosa kecil. Karena ia akan berkumpul pada seseorang hingga membinasakannya.”
(HR. Ahmad)
- Kurang Berakhlak di Media Sosial
Menyebar hoaks, debat kusir, membully, atau postingan tidak senonoh dianggap biasa padahal Allah Maha Melihat setiap aktivitas digital kita.
- Lalai dalam Niat
Melakukan ibadah tanpa niat yang benar atau tidak memperbarui niat dapat mengurangi nilai amal. Niat adalah fondasi setiap ibadah.
“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Kesimpulan
Kesalahan kecil bukan berarti tidak penting. Islam mengajarkan untuk senantiasa muhasabah (introspeksi) dan memperbaiki diri. Allah Maha Pengampun, dan setiap Muslim punya kesempatan untuk memperbaiki diri mulai dari hal-hal sederhana.
Referensi Umum:
- Al-Qur’an, QS. An-Nisa: 103, QS. Al-Hujurat: 12, QS. An-Nur: 31.
- Al-Bukhari dan Muslim. Shahihain, Hadis-hadis terkait salam, niat, lisan, dsb.
- Ahmad bin Hanbal. Musnad Ahmad, Hadis no. 22660.
- Riyadhus Shalihin, hlm. 75–85.
- Ibnu Katsir. Tafsir Ibnu Katsir, hlm. terkait surat An-Nur dan Al-Hujurat.
- Al-Qurthubi. Tafsir al-Qurthubi, Dar al-Kutub al-Misriyah, 1964.
- https://sunnah.com/muslim:54
- https://quran.kemenag.go.id/sura/49/12 (ghibah)
- https://sunnah.com/muslim:298
- https://sunnah.com/bukhari:1 (niat)
- https://sunnah.com/nawawi40
- https://islamqa.info/en/answers/127199
Kontributor: Gretha Prestisia R.K., M.IP (Pustakawan UAD Kampus 4)
