Asuhan Gizi pada Gangguan Ginjal Akut dan Penyakit Ginjal Kronik

Judul Resensi (Asuhan Gizi pada Gangguan Ginjal Akut dan Penyakit Ginjal Kronik)

Identitas Buku
Penulis: Susetyowati
Penerbit: Gadjah Mada University Press
Edisi: Cetakan Pertama Juli 2025
Bidang Ilmu: Gizi Klinis/Kesehatan

Pendahuluan
Penyakit ginjal merupakan kondisi yang banyak ditemui di Indonesia. Penyakit ginjal, baik yang bersifat akut atau kronis, tetap menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan global. Salah satu fondasi dasar dalam keberhasilan terapi pasien ginjal adalah asuhan gizi yang tepat. Penulis merupakan pakar gizi dari Universitas Gadjah Mada, buku ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan literatur medis yang mutakhir dan aplikatif di Indonesia.

Ringkasan Isi
Buku ini mengupas tuntas manajemen asuhan gizi terstandar bagi pasien dengan gangguan fungsi ginjal. Secara garis besar, isi buku dibagi menjadi dua fokus utama:
1. Gangguan Ginjal Akut (GGA/AKI): Penulis menjelaskan bagaimana perubahan metabolisme terjadi secara drastis saat ginjal mengalami penurunan fungsi mendadak. Fokus asuhan gizi di sini adalah menjaga keseimbangan cairan, elektrolit, dan mencegah katabolisme protein yang berlebihan tanpa memperberat kerja ginjal.
2. Penyakit Ginjal Kronik (PGK/CKD): Bagian ini membahas strategi diet jangka panjang untuk memperlambat progresi penyakit menuju gagal ginjal terminal. Penulis merinci kebutuhan makronutrien dan mikronutrien pada berbagai stadium PGK, termasuk bagi pasien yang menjalani dialisis (cuci darah).

Poin-Poin Utama yang Dibahas:
• Skrining dan Pengkajian Gizi: Teknik evaluasi status gizi khusus pasien ginjal yang sering kali mengalami malnutrisi (PEW—Protein Energy Wasting).
• Perhitungan Kebutuhan Zat Gizi: Penentuan asupan energi, protein, kalium, fosfor, dan natrium berdasarkan kondisi klinis terbaru.
• Edukasi dan Konseling: Strategi komunikasi agar pasien patuh terhadap diet yang cenderung restriktif.
• Update Rekomendasi: Mengacu pada pedoman internasional terbaru (seperti KDOQI) yang disesuaikan dengan kearifan lokal Indonesia.

Kelebihan Buku
• Referensi yang digunakan sangat mutakhir dan mencakup protokol medis terbaru.
• Penulis tidak hanya menyajikan teori, tetapi juga panduan praktis yang bisa langsung diterapkan oleh dietisien, mahasiswa gizi, maupun dokter di rumah sakit.
• Meskipun bersifat teknis medis, sistematika penulisannya memudahkan pembaca mengikuti alur berpikir klinis yang benar.

Kekurangan
Karena isinya yang sangat spesifik dan teknis, buku ini mungkin cukup berat bagi pembaca awam tanpa latar belakang medis atau gizi.

Kesimpulan
Buku “Asuhan Gizi pada Gangguan Ginjal Akut dan Penyakit Ginjal Kronik” adalah referensi wajib bagi para profesional kesehatan di Indonesia. Kehadiran buku ini mengisi celah literatur lokal yang sering kali tertinggal dari perkembangan sains gizi global. Dengan memahami isi buku ini, tenaga kesehatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup pasien ginjal melalui intervensi gizi yang lebih presisi dan suportif.

Rekomendasi: Sangat disarankan untuk mahasiswa gizi, praktisi dietisien, dan akademisi kesehatan. (nw)

 

Peresensi:

Naning Wardani, S.I.Pust. (Pustakawan Kampus 4 UAD)