Smart Safety Management: Audit, AI, dan Ketahanan Operasional

Judul Resensi (Smart Safety Management: Audit, AI, dan Ketahanan Operasional)

Identitas Buku
Penulis: Dwi Hendriani, Erdin Fahlefi, Ahmad Afif Mauludi, Promisetyaningrum Fitria Nurani, Alissia Westy Putri, Muit Sunjaya, Nasrilia Rahmadina, Jumriyanti Nasaru, Devy Syanindita Roshida, Tamam Al Fanani
Penerbit: PT Bukuloka Literasi Bangsa
Bidang Ilmu: Manajemen Operasional, Keselamatan Kerja (K3), & Teknologi

Pendahuluan
Buku ajar berjudul Smart Safety Management: Audit, AI, dan Ketahanan Operasional adalah buku yang membahas integrasi tekologi dan strategi modern dalam sistem keselamatan guna membentuk ekosistem keselamatan kerja berbasis data (data-driven safety culture).

Intisari buku
Gagasan buku ini berpusat pada transformasi K3 dari pendekatan tradisional menuju sistem prediktif. Penulis menegaskan bahwa audit K3 yang selama ini sering dianggap sebatas formalitas administratif harus diredefinisi menjadi instrumen evaluasi yang dinamis.
Buku ini membedah beberapa pembahasan inti:
1. Audit K3 Berbasis Risiko dan Data: mengubah cara pandang audit dari sekadar checklist pemenuhan regulasi menjadi proses analisis akar masalah berbasis bukti nyata.
2. Penerapan AI dalam Deteksi Dini Hazard: menjelaskan secara aplikatif bagaimana algoritma pembelajaran mesin (machine learning), analisis visi komputer (computer vision untuk deteksi APD/bahaya), serta sensor IoT dapat mendeteksi potensi bahaya secara real-time sebelum insiden terjadi.
3. Membangun Ketahanan Operasional (Operational Resilience): menekankan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar meniadakan kecelakaan (zero accident), melainkan membangun kapasitas organisasi untuk beradaptasi, bertahan, dan pulih secara cepat dari gangguan teknis maupun krisis operasional.

Keunggulan Buku
• Perspektif Aplikatif dan Futuristik: Penulis berhasil menjembatani teori keselamatan kerja klasik dengan teknologi mutakhir tanpa terkesan terlalu teoritis.
• Sistematika Penulisan yang Runtut: setiap bab disusun dengan alur logis, dimulai dari pemahaman konsep audit, pengenalan tools AI, hingga strategi implementasi budaya keselamatan di tingkat eksekutif dan lapangan.
• Relevansi Industri: isu-isu yang diangkat sangat dekat dengan dinamika industri manufaktur, energi, konstruksi, dan logistik modern yang menuntut efisiensi sekaligus kepatuhan tinggi.

Catatan
Meskipun menyajikan visi keselamatan kerja yang komprehensif, implementasi konsep K3 berbasis AI yang dipaparkan dalam buku ini membutuhkan investasi infrastruktur dan kapabilitas digital yang cukup tinggi. Bagi organisasi skala kecil dan menengah (UKM), penerapan penuh teknologi yang dibahas mungkin memerlukan penyesuaian bertahap sesuai skala kemampuan teknis dan finansial masing-masing.
Buku ini sangat direkomendasikan bagi para profesional K3/HSE (Health, Safety, and Environment), auditor internal, manajer operasional, serta pimpinan perusahaan yang ingin bertransisi dari manajemen keselamatan reaktif menuju strategi keselamatan proaktif berbasis teknologi pintar. Penulis berhasil menyajikan karya yang relevan sebagai panduan strategis dalam menjaga keselamatan pekerja sekaligus keberlanjutan bisnis di era AI. (nw)

Peresensi: Naning Wardani, S.I.Pust. (Pustakawan Kampus 4 UAD)