Al-quran adalah Obat
Kitab Al-qur’an adalah kitab Allah yang diturunkan atau diwahyukan kepada Rasulullah Muhammad Sallallahu’alaihi wassalam. Kitab yang terdiri dari 30 juzz, ada 114 surat dan 6236 ayat. Kita Al-qur’an diturunkan sedikit demi sedikit sesuai dengan keperluan umat islam waktu itu pada saat diturunkan.
Kitab Al-quran berisi petunjuk-petunjuk Allah kepada manusia agar dapat hidup dengan baik, tenteram, tertib teratur, damai; dapat hidup Bersama dengan, tentram, gembira dan menyenangkan. Oleh karena itu kita mengikuti isi dan petunjuk Al-quran pasti hidup kita, rumah tangga kita, kampung kita dan Masyarakat kita akan tenteram. Disini Qur’an berisi petunjuk-petunjuk dari Allah SWT yang bis akita jadikan obat, bukan obat buat sakit panas, sakit perut dan sakit-sakit yang bias akita alami. Melainkan Al-Qur’an itu adalah obat untuk penyakit-penyakit hati seperti; kikir, penasaran, sombong, dengki, menghina kaum fakir miskin dan anak yatim, panas hati dan sebagainya. Sifat-sifat hati yang seperti itu obatnya Al-Qur’an. Berikut kategori penyakit-penyakit yang bisa di obati dengan Al-qur’an;
Jenis Penyakit yang Diobati
Penyakit Hati:
Al-Qur’an menyembuhkan penyakit hati seperti syahwat (hawa nafsu yang menghalangi ketaatan) dan syubhat (keraguan yang mengotori iman).
Penyakit Jiwa:
Al-Qur’an dapat mengatasi kegelisahan, keraguan, dan kemunafikan yang dialami seseorang.
Penyakit Fisik:
Melalui praktik ruqyah (pembacaan ayat suci), Al-Qur’an dapat menjadi penyembuh penyakit fisik
Cara Menjadikan Al-Qur’an Sebagai Obat
Mendengarkan: Mendengarkan pembacaan Al-Qur’an dapat menenangkan hati.
Membaca: Setiap huruf yang dibaca akan mendapatkan pahala, dan bacaan akan menjadi syafaat di hari kiamat.
Mentadaburi (Merenungi): Memahami arti dan makna Al-Qur’an memberikan petunjuk hidup yang berharga.
Mengamalkan: Menerapkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, seperti bersyukur dan bersabar, merupakan bentuk pengobatan diri.
Orang-orang mukmin, orang muslim harus dapat membaca Al-qu’ran, karena setiap siapa yang dapat membaca dan mengerti maksud kandungan isi Al-qur’an tentu dapat mencegah tindakan tercela dan tidak mau berbuat yang tidak baik seperti mencuri, bohong/dusta, mengadu domba sesama umat, mengambil hak orang lain dan tidak mau bersumpah palsu. Kalau tidak bisa membaca harus belajar, jangan sampai kita kelak sampai akhir hayat tidak mengenal Al-qur’an dan mengerti makna dari isinya.
Marilah kita sedari sekarang mau mempelajari Al-Qur’an dan memahami isinya, pasti kita akan menjadi orang yang beruntung hidupnya di dunia dan akherat kelak. Setiap mukmin yang benar-benar mempelajari isi kandungan Al-quran pasti akan menjadi orang yang rajin; rajin beribadah dan rajin bekerja. Disini Al-qur’an menjadi obat dari penyakit malas yang bisa melanda siapa saja.
Manfaat memahami kandungan ayat Al-quran merupakan salah satu hal penting yang perlu dilakukan bagi umat muslim. Terlebih lagi Al-quran merupakan pedoman hidup di dunia maupun akhirat. Salah satu manfaat yang dapat dirasakan dari memahami kandungan ayat Al-quran adalah dapat menunaikan amalan yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Dengan begitu, amalan yang dikerjakan menjadi sah dan bernilai pahala. Selain itu, terdapat beberapa manfaat lainnya yang dapat diperoleh umat muslim dari memahami isi kandungan Al-quran. Berikut ini adalah sederet contoh manfaat memahami kandungan ayat Alquran bagi umat muslim:
- Al-quran sebagai hidayah dan pedoman hidup bagi umat manusia dapat dipahami dan diamalkan manusia dengan tuntunan yang benar.
- Memahami isi kandungan Al-quran dapat menambah ilmu agama bagi seorang muslim
- Dengan mempelajari dan memahami isi ayat Al-quran, umat muslim dapat mengambil hikmah dari cerita yang dibahas dalam Al-quran
- Memahami kandungan ayat Al-quran dapat membantu umat muslim menjadi umat yang pandai bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah
- Mempelajari dan memahami isi Al-quran dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan bagi umat muslim
- Umat muslim dapat menjadi pribadi yang lebih baik dengan meneladani kisah-kisah nabi dan orang-orang shalih yang diceritakan dalam Al-quran.
Semoga dengan mempelajari dan memahami isi kandungan Al-Qur’an bisa menjadikan obat bagi kita dan menjadi sebuah amalan yang harus dimiliki oleh setiap umat islam.
Kontributor: Tunggal Pribadi, S. S. I (Pustakawan UAD Kampus 4)
Sumber:
