Amalan – Amalan Pasca Ramadhan Agar Menjadi Mukmin yang Bertakwa
Hadirnya bulan Ramadhan memberikan suasana yang nyaman, damai, serta khusu’ dalam beribadah. Hal ini karena Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh kemuliaan, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wassalaman,
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ
Artinya, “Jika bulan Ramadan datang, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Muslim).”
Kemulian Bulan Ramadhan lainnya antara lain:
- Pahala ibadah yang dilipatgandakan, sehingga umat muslim termotivasi untuk memperbanyak amal.
- Suasana Ramadhan yang penuh berkah dan rahmat Allah Subhanahu wata’ala menciptakan motivasi dan semangat ibadah yang lebih tinggi.
- Adanya waktu – waktu mustajab untuk berdoa, seperti saat berbuka puasa, membuat umat Muslim lebih terdorong untuk mendekatkan diri kepada Allah.
- Ibadah puasa itu sendiri melatih kesabaran dan pengendalian diri, yang juga berdampak positif pada ibadah – ibadah lainnya.
Begitu mulia dan nikmatnya ibadah di Bulan Ramadhan, terkadang ingin rasanya untuk tidak berpisah dengan bulan Ramadhan ini. Di penghujung Ramadhan pada zaman Nabi, para sahabat terlihat sangat sedih. Ini karena sabda nabi:
“Tragedi kehilangan bulan Ramadhan, karena pada bulan itu setiap doa terkabu, setiap sedekah diterima, setiap amal kebaikan dilipatgandakan, dan dihapuskan azab Allah.”
Tujuan dari Bulan ramadhan adalah menjadikan orang orang untuk bertakwa kepada Allah, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al Baqoroh 183.
يٰٓـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا كُتِبَ عَلَيۡکُمُ الصِّيَامُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِکُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُوۡنَۙ ١٨٣
Artinya:
Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Amalan – amalan untuk menjaga ketakwaan kita yang bisa kita amalkan setelah bulan Ramadhan, antara lain:
- Puasa sunnah
- Sholat berjamaah
- Sholat malam
- Tadarus Al Qur’an
- Memakmurkan masjid
- Banyak berzikir
- Bersedekah
Ramadhan berlalu, namun nilai dan semangatnya tidak boleh berlalu. Harus tetap terpatri dalam hidup keseharian seorang mukmin. Amalan – amalan setelah Ramadhan adalah bukti nyata kesungguhan kita menjaga takwa yang telah dilatih sebulan penuh. Semoga Allah meneguhkan hati kita untuk istiqomah dalam kebaikan, menjauhkan diri dari dosa, serta mengakhiri hidup dalam keadaan husnul khotimah sebagai hamba yang benar – benar bertakwa.
Referensi
- Amin, Sadam Husain. 2025. https://sulbar.kemenag.go.id/opini/bulan-ramadan-setan-dibelenggu-tapi-mengapa-masih-ada-maksiat-ZF7gS
Kontributor:
Zulfa Erlin Muflihah, SIP. (Pustakawan Perpustakaan UAD Kampus 3)
