Pembinaan Agen Statistik (Potik UAD): Kemiskinan dan Gini Ratio

Yogyakarta, 29 Juni 2026 – Perwakilan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bantul dalam agenda kunjungan rutinnya ke Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberikan materi terkait kemiskinan dan ginio ratio. Petugas BPS membahas tentang tingkat kemiskinan di Indonesia, karena merupakan salah satu isu penting yang perlu dipahami melalui data.

Berdasarkan rilis data BPS, tingkat kemiskinan nasional tercatat sebesar 0,07% atau 22,9 juta penduduk miskin pada Maret 2026, angka tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Gini ratio mengukur tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk pada Maret 2026. Nilai rasio berkisar dari 0 (pemerataan sempurna) hingga 1 (ketimpangan penuh). Data BPS menunjukkan angka fluktuatif di kisaran 0,36 hingga 0,38 di mana angka di bawah 0,30 menunjukkan pemerataan yang relatif merata dan di atas 0,50 menunjukkan tingkat ketimpangan tinggi.

Kesimpulan dari data adalah ketimpangan pengeluaran naik pada Maret 2026, sementara kemiskinan turun menjadi 8,07%. (nw)